ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Kekuatan Ekonomi Santri dan Krisis Global

Krisis global sedikit banyak berdampak pada masyarakat. Bagaimana pelaku-pelaku usaha kecil, menengah dan mikro sebagian adalah masyarakat santri.

Oleh karena itu, langkah-langkah yang diperlukan segera adalah agar ada gerakan yang diinisiasi oleh Pesantren untuk melindungi ekonomi santri, meskipun secara riil data-data aktifitas ekonomi santri tidak terdokumentasi secara resmi.

Yang lebih penting saat ini adalah, pesantren membangun kesadaran budaya ekonomi, agar santri beraktifitas dengan prilaku sesuai kaidah yang telah diajarkan secara teori maupun praktek.

Kekuatan ekonomi santri sesungguhnya terletak pada diri individu santri itu masing-masing. Kekuatan ekonomi santri sesungguhnya terletak dalam tradisi, dimana fungsi sosial keagamaan mampu merekatkan seluruh sekat-sekat dan strata sosial.

Muhdy

Pesantren Harus Mendorong Perekonomian Santri


Mbak Santri sedang berkumpul talaman

Apa yang harusnya dilakukan Lembaga Pesantren  jika bukan untuk berbaikan santrinya? Ini juga menjadi tanggung jawabnya Pengurus Pesantren yang saat ini telah berusia lima bulan. Usia pengurus  yang tidak muda lagi dalam hitungan hari ini tentu memerlukan perenungan dan refleksi untuk aksi pembenahannya. Apa yang telah diperbuat lembaga pesantren, untuk tidak mengatakan yang satu-satunya Pesantren Ekonomi di Indonesia, selama usia tersebut untuk perbaikan jamaahnya?

Sebentar lagi haflah Akhirussanah  akan segera digelar. Berbagai agenda telah dirancang. Namun satu catatan besar patut dipertanyakan: apa yang telah dilakukan Lembaga Pesantren ini dalam menata kehidupan santri  menuju arah yang lebih baik? Tentu memerlukan kejujuran untuk menjawab pertanyaan ini, sekaligus kesungguhan untuk mengejar target-target capaian yang terlupakan selama ini. Sehingga tahun ajaran baru  tidak menjadi ritual tahunan yang tuna makna.

Salah satu aspek penting dalam upaya perbaikan santri adalah penguatan ekonominya. Disamping pendidikan dan peningkatan sumber daya manusianya. Tanpa penguatan ekonomi, maka tiang penyangga lembaga pesantren menjadi rapuh. Ranah pendidikannya pun terabaikan dan pada akhirnya sumber daya manusianya tidak kuasa ditingkatkan. Pada ujungnya, kemandirian lembaga pesantren pun dipertaruhkan. Dalam konteks ini, diupayakan menghadirkan kembali spirit Leadership & Enterpreneurship  untuk menopang laju Lembaga Pesantren saat ini. Sehingga, Leadership dan Enterpreunership bukan hanya guyonan yang hanya didengungkan dari masa ke masa, namun mewujud dalam agenda dan aksi strategi Lembaga Pesantren.

Di sinilah pentingnya membincang tanggung jawab Pengurus Pesantren terhadap penguatan ekonomi santri dan sebaliknya, tanggung jawab dan kewajiban santri terhadap Pengurus Pesantren dalam penguatan ekonomi.

SantriEkonomi/santridaruluchwah

Top